Puisi

Puisi

Suatu Hari

Langkah kaki menapak suara Semilir angin menyapu di wajah Lalu lalang orang berjalan Gemuruh terdengar riang Hari yang panjang untuk bercerita Nampak resah tak lagi bicara Bosan kini sudah menjadi Jawaban yang tak lagi dinanti Mungkin rindu yang tak lagi menjadi Hinggap untuk pergi Tanya tak benar-benar terjawab Hanya curiga yang membuat kecewa Sekian kata […]

Read More
Puisi

Manusia

Aku melihat sebuah buku yang lusuh Masih dapat terbaca walau telah diabaikan Aku bertanya, sudahkah halaman ini habis terbaca? Sepertinya tidak juga.. Apakah ini hanya pendapat diri semata? Mungkin memang semua manusia hampir sama Tapi, mungkin saja tak sama Lalu apa maksudnya? Haruskah membaca diri sendiri? Sepertinya yang membaca pun belum tentu mengerti Dan memiliki […]

Read More
Puisi
Uncategorized

Desember

Desember.. Lirik sendu mengiang di telinga Terbesit rindu untuknya.. Sautku dimana engkau. Senja yang hadir meninggalkan hujan.. Rintik awalnya, namun kian deras Tak kuat awan menampung rindu Sudahlah.. Senja akan berlalu,  tak apa jika rindu. Akan berganti waktu lalu datang kembali. lagi,  kemudian berlalu. Desember yang bercerita, Kembalinya senja yang dirindu. Membawa sedih yang datang […]

Read More
Puisi

Sang Surya dan Sang Dewi

Sang surya hadir diwaktu fajar Saat sang dewi tertidur lelap.  Terik hatinya…  Kapankah senja hadir?  Sejuk hatinya, saat senja hadir Sang dewi terbangun dari lelapnya Waktu telah berganti menjadi petang Tak gelap walaupun redup.  Surya tetap bersinar walau petang Sang dewi yang membuat hati tenteram Meredupkan teriknya namun tetap benderang.  By: Puspa

Read More
Puisi

Nyata? 

Lembaran senyum menyapa Kutoleh namun tanpa rasa Datar tanpa arah Dan ku melangkah Namun kekosongan yang kutemukan Benarkah ini nyata? Atau bayang ilusi saja? Yang kutau, Rindu ini nyata. Bukan untuk siapa. Namun untuk dirinya Yang nampak tapi tak nyata By: Puspa

Read More
Puisi

Ragu

Ragu, langit kelabu yang mengiringi masa Hanyalah pandangan semata Yang lalu tak setia Membunuh asa hingga menerpa gundah Ragu ini untuk siapa? Seperti merujuk pada pandang yang menepi disana By: Puspa 17/09/2017 8:49Pm

Read More
Puisi

Daisy dan kerinduan

Selamat pagi..  Menyambut rindu pada mentari Di sudut taman,  sekuntum daisy mekar malu-malu Mengingatkan rindu akan mata sebuah hari Seperti senyum yang selalu merekah oleh sang mentari Daisy yang bermekaran, Mengingatmu seperti sepasang mata yang melihat indahnya pagi Seketika ada yang terhenti Yaitu waktu yang terlupa akan malam yang membuat sirna Kuharap senja tak hadir […]

Read More
Puisi

Ingin Pulang

Ingin pulang.. Lelah yang memanggil Seperti jenuh yang terperangkap Tersangkut dalam angan Yang tak pulang lantas terus datang Menambah sunyi yang tak lagi tenang Menumbuhkan amarah yang tak pernah marah Ingin pulang.. Jenuh yang semakin larut.. Pada mulut – mulut yang berbisa Pada hati yang lemah lalu memaafkan Pada suara-suara yang menggema Pada sosok yang […]

Read More
Puisi

Fajar dan Malam

Ada sepi diwaktu malam Namun tak ramai pula diwaktu fajar. Apa beda fajar dan malam Jika keramaian tak ada disana. Hanya saja fajar,  Fajar membawa kehangatan surya. Lalu malam,  Malam membawa dingin yang menusuk.  Namun,  menatap surya yang semakin terik.  Membuatku rindu akan sepinya malam.  By : Puspa

Read More
Puisi

Gadis Kecil

Gadis kecil menapaki jalan kosong Hanya sepatu yang menemani langkah Termenung rindu Ada angin yang berlalu Menatap angin yang kosong, Dapat dirasa tapi tak dapat digenggam Hanya debu yang bersama angin Ia debu? Menggangu pandangan dan merebut angin Gadis kecil murung merenung. Hanyalah seorang gadis kecil, Yang menatap rindu dari helaian angin. By : Puspa […]

Read More