Others

A Sweet Cyberspace Friend – Apa Kabar Milad?

Aku hanya ingin menuliskan ini semua kedalam blogku untuk selalu mengingat teman baikku Milad.

Sibuk dengan urusan pekerjaan, kuliah dan hal lainnya membuatku semakin jarang berkomunikasi dengan teman jarak jauhku milad. Seorang teman dari Iran yang sudah sangat lama. Baiklah sudah 5 tahun lamanya kami berteman. Seorang teman yang sangat sweet dan baik hati. Apa kabar milad?

Lama tak berkabar dengannya, akupun mencoba mengirimkan pesan padanya. Ia tetap membalasku dengan hangat dan senyuman. Aku bercerita padanya bahwa aku telah selesai untuk ujian akhir semester ini dan sedang menunggu hasilnya. Aku bertanya padanya tentang kegiatan atau aktivitas yang sedang ia lakukan. Tiba-tiba ia berkataka padaku, tumben bisa membalas pesannya dengan cepat. Ia menyindirku sambil mengeluarkan emoticon menjulurkan lidah seperti meledek.

“Aku sebenarnya sangat sibuk tetapi aku bisa membalas pesanmu pada hari yang sama.” Katanya sambil menjulurkan lidah.

Aku seperti tersindir. Aku merasa malu dan jahat kepadanya. Aku meminta maaf padanya karena aku sangat sibuk dan banyak hal lainnya. Akupun bilang bahwa aku lebih sering menggunakan whatsapp dibandingkan telegram.

Sebenarnya memang akulah yang tak menghubunginya lama dan selalu membalas pesannya berbulan-bulan. aku memang sangat jahat. maafkan aku milad.. Beberapa bulan terakhir memang pikiranku sedang kacau dan tak karuan. Banyak hal yang aku pikirkan dari mulai kuliah, pekerjaan dan hal-hal pribadi lainnya. Sehingga aku tidak bisa membalas atau memikirkan hal lainnya selain urusan yang berhubungan dengan pekerjaan, kampus dan urusan pribadiku.

Ia bilang ia mengerti dan tidak apa-apa. Ia tetap membalas pesanku dengan hangat. Walaupun begitu aku tetap merasa tidak enak. Entah apa yang ada didalam hatinya. Namun ia tetap baik kepadaku.

Seperti biasanya obrolan kami selalu dimulai dengan membahas bagaimana kondisi di negara kami masing-masing terkait pandemi covid 19. Saat itu di Indonesia siang hari dan di Iran pagi hari. Aku mengobrol dengannya hal-hal biasa yang menurut orang mungkin tidak penting dan membosankan. Tapi aku menyukainya. Sangat menyenangkan bagi kami mengobrol hal-hal kecil seperti itu. Lalu aku bertanya kepadanya kapan ia sarapan. Ia bilang kepadaku bahwa disana ia terbiasa sarapan agak siang lebih dari jam 9 pagi. Entah jam berapa ia pergi bekerja. Sepertinya aktivitas disana dimulai siang hari tidak seperti di Indonesia yang mulai sangat pagi.

Setelah itu kami saling mengirimkan foto aktivitas yang sedang kami lakukan atu kerjakan. Bukan foto diri kami tetapi foto objeknya yang sedang kami lakukan atau kerjakan. Ia bercerita bahwa ia sedang merawat beberapa tanaman dikamarnya. Ia memiliki 6 jenis tanaman di kamarnya.

Ia mengirimkan gambarnya kepadaku. Lalu aku bertanya jenis tanaman apa yang ia rawat, apakah itu bunga? Ia bilang tidak tau namanya dalam bahasa inggris dan menuliskannya dalam persian. Tentu saja aku tidak mengerti XD. Melihat fotonya, baiklah aku mengetahui salah satunya adalah kaktus, tetapi yang lainnya aku tidak tau.

Ia benar benar menuliskannya dalam persian lalu aku mencarinya di google xD.

Walaupun aku mencari jenis tanamannya di google, aku tetap tidak mengerti jenis tanaman apa itu :P. Aku mempostingnya di ig story foto tanaman yang dikirimkan milad, lalu salah satu temanku lainnya yang juga berasal dari Iran mengomentari story yang kuposting. Ia bilang bahwa itu adalah tanaman Iran. Sepertinya memang begitu karena aku juga tidak mengenalinya. Entahlah… mungkin itu sebabnya milad tidak tau namanya dalam bahasa inggris XD.

Ngomong-ngomong soal teman lain dari Iran yang mengomentari storyku, aku memang memiliki 2 teman pena dari Iran. Tetapi aku lebih dekat dan lebih sering berkomunikasi dengan milad, karena morteza yang mengomentari storyku di instagram tidak begitu baik dalam berbahasa inggris. Itulah sebabnya aku jarang berkomunikasi dengannya dan lebih sering mengobrol dengan milad.

Oh iya aku juga bilang pada milad bahwa aku menyukai kaktus. Ketika nantinya berbunga aku ingin melihatnya. Ia tidak keberatan tentu saja. Lalu ia balik bertanya padaku aktivitas yang aku kerjakan. Aku menceritakan kucing peliharaanku yang bernama uwek. Aku pun mengirimkan fotonya. Kami mengobrol cukup lama dan mengakhiri percakapan kami saat sarapan paginyatelah siap dan ia juga harus segera bersiap untuk berangkat kerja.

Lama tak mengobrol dengannya, rasanya sangat menyenangkan kembali mengobrol dengannya. Aku sangat senang dengan hal ataupun foto-foto pembahasan receh yang kami perbincangkan. ketika mengobrol dengannya aku merasakan bahwa aku melihat belahan dunia lain, hal-hal lain yang belum aku ketahui dan aku lihat. Cukup menghibur dan menghilangkan kepenatan.

Terima kasih milad sudah menjadi temanku selama 5 tahun ini dan selalu mengobrol dengan tersenyum baik kepadaku walaupun aku sering terlambat dan lama membalas pesan. Terima kasih untuk persahabatan pena selama 5 tahun ini. 🙂

 

Yang belum mengenal milad bisa baca juga postingan ini:

My Sweet Cyberspace Friend Milad

My Sweet Cyberspace Friend Milad – Hari Raya Idul Adha Tahun 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *