Others

Hati-Hati Penipu Berkedok sebagai Pembeli di Carousell!!!

Buat teman-teman yang baru mulai berjualan di carousell atau mungkin belum tahu ciri-ciri pembeli yang ingin menipu harap perhatikan hal hal ini:

  1. Harap berhati-hati ketika ada calon pembeli yang melakukan penawaran namun harganya sama dengan harga barang yang kita jual atau bahkan lebih besar cek terlebih dahulu apakah akunnya sudah verified dengan mengunjungi profilnya. Memang yang kita harapkan pastinya memiliki calon pembeli yang tidak rewel (tidak perlu nawar lalu langsung deal). Namun ada baiknya kita berhati-hati dengan mengecek akunnya terlebih dahulu.
  2. Hati-hati dengan calon pembeli yang tidak ingin melakukan diskusi penjualan di fitur chat carousell (memberikan nomor untuk melanjutkan percakapan dengan watsapp) seperti dibawah ini;

    Pengalaman saya waktu saya masih baru di carousell saya pernah hampir tertipu dengan calon pembeli yang memberikan nomor hanphonenya untuk melakukan transaksi diluar fitur chat carousell. Sayangnya pesan tersebut sudah terhapus dari handphone saya sehingga saya tidak dapat melampirkannya disini. Namun yang dapat saya ceritakan adalah calon pembeli barang saya tersebut sama sekali tidak melakukan penawaran dan langsung setuju untuk mentransfer sejumlah uang. Ia langsung meminta nomor rekening saya dan memberikan alamatnya untuk pengiriman. Yang membuat saya curiga pada saat menunggu bukti transfernya adalah ketika ia meminta nomor yang tertera pada kartu ATM saya untuk mengisi di sistem pembayarannya. Entah sistem pembayaran apa yang ia gunakan saya tidak mengerti. Lalu tentu saja saya tidak langsung memberikan nomor yang tertera pada kartu ATM saya. Saya menolak dan saya bilang sebaiknya transfer langsung melalui mesin ATM saja, barang akan saya keep. Namun ia justru mengirimkan bukti sebuah chat kepada seller yang juga pernah melakukan transaksi dengannya. Intinya ia ingin membuktikan bahwa ia tidak berbohong dan transaksi sebelumnya dengan seller lain berhasil. Karena saya curiga lantas saya tidak melanjutkan transaksi tersebut dan langsung memblokir nomor tersebut. Lalu saya cek kembali fitur chat carousell dan membuka profilnya. Benar saja statusnya unverified dan terkadang juga akun baru dibuat beberapa menit yang lalu. Saya pun juga langsung browsing mengenai penipuan di carousell dan modus penipuan seperti itu ternyata sudah sering terjadi dan cukup banyak juga yang masih tertipu. Beberapa jam kemudian saya cek kembali fitur chat carousell, tak lama status orang tersebut sudah disuspend oleh carousell.

    Yang membuat banyak orang tertipu adalah karena desakan dari si pelaku untuk segera mengirimkan apa yang ia minta, lalu mengirimkan bukti-bukti bahwa sebelumnya ia sering bertransaksi dengan seller lain dan tidak pernah ada masalah. Ditambah ia juga terus mengeluarkan percakapan yang membuat kita tidak sempat berpikir karna harus membaca dan menjawab chatnya dan selalu mengarahkan agar kita percaya. Itu adalah trik yang ia pakai untuk mendapatkan targetnya.

  3. Jika calon pembeli ingin melakukan transfer seharusnya tidak ada hal lain yang diperlukan selain nomor rekening. Jangan berikan apapun kecuali nomor rekening.
  4. Sebaiknya setelah melakukan transfer cek mutasi rekening. Jangan sampai ia memberikan bukti transfer palsu. Jika uang belum masuk jangan lakukan proses pengiriman. Namun sebagai penjual kita juga tidak boleh memperlambat proses pengiriman. Jangan sampai membuat pembeli kecewa karena memproses pengiriman yang terlalu lama dari seller.
  5. Jangan pernah melakukan chat transaksi diluar fitur chat carousell. Karena jika terjadi kendala dalam proses jual beli carousell tidak dapat membantu. Pastikan selalu chat di dalam  carousell sampai transaksi selesai.
  6. Gunakan Fitur Tawar Menawar di Carousell agar dapat memberikan ulasan baik dari seller kepada buyer maupun sebaliknya. Agar dapat meninggalkan jejak jika terjadi hal yang tidak memuaskan (merasa ditipu) sehingga orang lain dapat lebih berhati-hati.
    Hal-hal yang saya sebutkan diatas mungkin terdengar sepele dan mungkin banyak yang sudah mengetahuinya juga. Tetapi percayalah ketika kita berada di posisi orang yang sedang dalam target percobaan penipuan, mungkin diri kita tidak sadar bahwa kita sedang menjadi target. Atau mungkin modus yang digunakan bisa juga berbeda dari pengalaman yang saya sebutkan. Sehingga ada baiknya  tetap waspada dengan memperhatikan hal-hal yang telah saya sebutkan diatas. Jika ada yang menemukan tulisan ini mungkin bisa share juga cerita pengalaman kalian saat hampir tertipu atau mungkin sudah pernah tertipu, mungkin akan membantu teman-teman yang membaca tulisan ini agar lebih waspada. Semoga bermanfaat

Tulisan lainnya:

Jual Beli Barang Preloved di Carousell – Aplikasi Jual Beli Barang Baru & Bekas

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *