Others

Jual Beli Barang Preloved di Carousell – Aplikasi Jual Beli Barang Baru & Bekas

Jual beli barang bekas (preloved) mungkin sudah banyak dilakukan orang-orang mengingat saat ini telah banyak situs jual beli barang bekas yang memudahkan kita untuk banyaknya penyedia situs online jual beli barang bekas yang memudahkan untuk mencari barang kebutuhannya dengan harga yang lebih murah namun dengan kualitas yang masih baik.

Mengapa banyak yang mencari barang bekas dibandingkan dengan membeli barang baru padahal kualitas pastinya berkurang karena sudah pernah digunakan?

Yang pertama tentu saja karena harga yang lebih murah dibandingkan dengan barang yang baru. Tidak hanya harga yang menjadi pertimbangan tetapi pembeli pasti mencari barang bekas dengan kualitas yang masih sangat bagus. Jika tidak tentu saja mereka akan lebih memilih membeli barang baru. Selain itu ada beberapa orang yang ingin mencoba terlebih dahulu suatu produk tertentu seperti kosmetik dan skincare contohnya. Banyak juga yang berburu kosmetik dan skincare bekas pakai karena ingin sekedar mengetes kecocokan di kulit. Lain hal dengan pakaian, biasanya banyak yang berburu pakaian bekas yg masih layak pakai karena bosan dengan pakaiannya dan ingin bergonta-ganti style namun dengan budget yang murah.

Pengalaman saya menggunakan Aplikasi Carousell

Pertama kali saya mencoba menjual barang bekas itu adalah di aplikasi carousell. Mungkin sebelumnya sudah ada situs lainnya yang juga populer namun saya tidak pernah mencoba. Saya mengetahui carousell awalnya karena beberapa teman mencantumkan link toko carousell di profil akun instagram mereka dan saya penasaran. Setelah melihat-lihat ternyata sudah banyak juga yang menggunakannya. Lalu barang yang dijual juga tidak hanya untuk barang branded saja.

Pengalaman saya mulai menjual barang bekas dimulai karena banyak pakaian saya di lemari yang hanya beberapa kali pakai namun sudah bosan dan sepertinya tidak akan digunakan lagi. Kondisinya tentu masih sangat bagus kalau tidak saya pasti malu menampilkannya di profil toko. Beberapa milik saya yang saya jual juga ada yang masih baru karena saya sering berbelanja online dan ternyata saat barang tiba ukurannya tidak pas (kebesaran). Mungkin bisa saja dikecilkan ke tukang jahit tetapi karena terlalu banyak yang menumpuk saya jadi malas dan akhirnya saya putuskan untuk dijual kembali saja dengan harga yang lebih murah. Juga ada beberapa skincare yang tak cocok  lalu saya putuskan untuk menjualnya daripada sayang tak terpakai dan keburu expired, barangkali ada yang ingin mencoba namun tidak ada travel sizenya, bisa menjadi alternatif dengan membelinya di carousell.

Tidak hanya sebagai penjual, saya juga pernah menjadi pembeli di carousell. Karena saya suka membaca, sayapun pernah membeli buku bekas di Carousell dengan kondisi yang sangat bagus dan harga turun 80% dari harga buku barunya.

Cara Berjualan di Carousell

Tampilan Home Aplikasi Carousell

Cara berjualan di carousell sangatlah simple karena tidak banyak yang harus diisi seperti berjualan di marketplace lain. Cukup klik pilihan “sell” lalu foto barang dan masukkan kategori barang dan harga. Jangan lupa memberikan deskripsi kondisi barang dan spesifikasinya sehingga pembeli mengetahui kondisi barang yang dijual. Kemudian pilih pengiriman apakah akan menggunakan jasa kurir atau bisa juga ketemuan di suatu tempat tergantung dari si penjual dan pembeli. Setelah itu save dan sudah tampil di list.

Jika ada yang berniat membeli mereka akan langsung chat ataupun menggunakan fitur tawar menawar carousell. Di aplikasi ini kita juga dapat memantau barang yang baru saja kita list apakah sudah banyak yang melihat dan sudah ada yang mengklik untuk melihat deskripsi produk.

Tips Berjualan di Carousell

Untuk teman-teman yang ingin menjual sebagian barang prelovednya usahakan jangan memasukkan harga terlalu tinggi karena calon pembeli juga akan malas untuk melakukan tawar menawar dengan melihat harga awalnya saja. Namun jangan terlalu rendah atau murah karena banyak dari calon pembeli yang benar-benar sadis menawar harga. Sudah dijual sangat murah tetapi masih ditawar dengan harga yang sangat jatuh. Mungkin oke-oke saja untuk barang bekas tetapi jika barangnya masih baru sepertinya sangat tidak berperasaan. Tidak ada larangan untuk menawar namun sebaiknya juga tidak melukai si penjual dengan menawar barang yang masih baru diatas 50%. :(. Karena barang yang dijual di carousell tidak hanya barang bekas namun banyak juga barang-barang yang masih baru.

Lalu hal lainnya jangan lupa menuliskan deskripsi yang jujur supaya tidak mengecewakan pelanggan sehingga mereka meninggalkan jejak yang positif di kolom komentar. Semakin banyak yang puas dengan barang yang kamu jual semakin banyak pula yang meninggalkan jejak positif sehingga menambah penilaian pada calon pembeli lainnya untuk tidak ragu membeli barang-barang dari tokomu. Untuk dapat menuliskan komentar, pembeli harus menggunakan fitur tawar di carousell.

 

Menurut saya aplikasi ini sangat memudahkan membantu saya yang suka berbelanja berlebihan untuk mengosongkan sebagian isi lemari. Walaupun tidak selalu terjual dalam waktu cepat tetapi lumayan membantu.

Yuk kita mulai bersih-bersih lemari daripada barang menganggur dan rusak atau kadaluwarsa lebih baik coba kita list di carousell siapa tau bisa laku terjual dan kita bisa dapat uang untuk membeli barang lain yang diinginkan. Semoga bermanfaat. 🙂

Jangan lupa kunjungi toko saya ya di https://id.carousell.com/puspaharahap/

mungkin saja ada yang cocok atau ada yang kalian butuhkan 😉

 

Baca Juga:

Hati-Hati Penipu Berkedok sebagai Pembeli di Carousell!!!

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *