Others

My Sweet Cyberspace Friend Milad

Aku tersenyum saat membaca kembali percakapanku dengan seorang teman yang sangat jauh keberadaannya. Sangat jauh hingga aku mungkin tak bisa menemukannya. Begitupun dirinya. Persahabatan di dunia maya yang mungkin bagi sebagian orang mustahil karena banyak yang mencari teman di dunia maya hanya untuk kesenangan sesaat. Tapi tidak denganku dan Milad. Berawal dari penjelajahan kami di situs belajar Bahasa Inggris. Situs yang menjadi sejarah pertemanan kami sampai saat ini. Bukankah sangat luar biasa berteman dengan seseorang dari dunia maya sudah sampai 5 tahun lamanya dihitung sampai saat ini di tahun 2020. Bukan hanya pertemanan biasa yang mencari obrolan ketika sedang bosan saja, tetapi memang kami saling peduli. Bahkan kami sering berdiskusi mengenai suatu isu di Negara kami masing-masing, Belajar bahasa inggris bersama, membahas hal-hal yang berkaitan dengan perekonomian, membahas umat muslim. Satu hal yang selalu aku ingat darinya adalah dia pernah mengirimkan sebuah rekaman suaranya ketika ia membaca Al Quran. Aku sangat senang mendengarkannya dan sampai saat ini masih tersimpan di handphoneku. Kami juga pernah membahas tentang Islam Syiah dan Sunni. Kebetulan Milad berkewarganegaraan Iran. Dan ia mengaku dirinya Syiah. Namun hal itu tidak memutuskan persahabatan kami. Seperti yang ia jelaskan kepadaku pada dasarnya tidak ada yang berbeda antara keduanya hanya perbedaan kepercayaan bahwa siapa khalifah yang dipercayakan Rasulullah SAW untuk meneruskan ajaran islam. Begitulah yang dia jelaskan kepadaku. Bahkan ia pernah merangkum dengan tulisan tangan dan memberikan foto lembaran coretan rangkumannya kepadaku demi menjelaskan perbedaan antara keduanya. Ia sangat detail demi menjelaskan sesuatu agar aku dapat memahami apa yang ia maksud. Kami tidak pernah bertengkar ketika berdiskusi. Ia sangat menghargai pemikiranku dan begitupun sebaliknya.

Milad adalah mahasiswa di salah satu Universitas unggulan di Iran. Ia seorang Mahasiswa di Universitas Teheran Iran. Yang aku tau Jurusan yang ia pelajari adalah Manajemen entah manajemen apa. Itulah sebabnya mengapa kami sering berdiskusi mengenai isu perekonomian. Milad dan aku memiliki selisih umur hanya satu tahun setengah dan tentu saja aku lebih tua darinya XD. Dia masih seorang Mahasiswa sedangkan diriku sudah bekerja. Sangat senang rasanya berbagi dengannya. Walaupun kami belum pernah bertemu tetapi rasanya seperti kami dekat. Kami selalu berbagi berbagai aktivitas kami melaui foto, video, dan suara. Aku bahkan mengetahui beberapa sudut kampusnya, kelasnya di kampus, perpustakaan, taman, lapangan tempat ia bermain sepak bola, beberapa tempat yang ia kunjungi, bahkan beberapa teman-temannya. Senang rasanya seperti aku berada disana dan memiliki banyak teman. Aku merasa tidak kesepian. Bukan karena aku tidak memiliki siapapun disini tetapi karena beberapa orang yang dekat mungkin terkadang lebih sibuk dan justru tidak dapat berkomunikasi.

Hal lain yang menurutku sweet dari persahabatan kami adalah ia selalu peduli dengan kesehatanku dan juga selalu menanyakan kabar keluargaku. Aku merasa seperti kami adalah teman yang benar-benar bertemu setiap harinya. Ngomong-ngomong, kami sebenarnya tidak setiap hari berkomunikasi. Kami hanya berkomunikasi ketika kami sedang di waktu senggang.

Pertemanan kami seperti pertemanan pada umumnya. Terkadang kami berbagi lagu yang kami suka. kami saling mengirim rekaman lagu favorit kami. Walaupun tentu saja kami sama-sama tidak mengerti apa isi lagunya. Ia tidak mengerti lagu yang aku kirimkan begitupun diriku yang tidak mengerti makna dari lagu yang ia kirimkan karena perbedaan bahasa kami. Tetapi yang kami dengarkan hanyalah musiknya bukan memahami lirik XD.

Sangat menyenangkan mengobrol dengannya kami saling membahas hobi, aktivitas, makanan, hewan, apapun itu kami tidak pernah kehabisan topik. Pernah aku membahas tentang kucing persia peliharaanku dan aku ingin tahu apakah kucing persia disana terlihat sama seperti kucingku (^__^). Lalu ketika ia pergi keluar ia mengambil foto kucing persia liar yang ada disana. Sangat lucu namun ternyata berbeda. Kami pun sama-sama tertawa. Inilah sebuah foto kucing liar di Iran. XD

Oleh : Milad

Obrolan kecil yang mungkin menurut orang membosankan atau hanyalah sebuah basa basi. Tetapi sangat menyenangkan untuk kami berdua. Milad adalah teman di dunia maya yang membuka pemikranku bahwa tidak semua pertemanan di dunia maya hanya bertahan sesaat. Ia membuktikan padaku bahwa pertemanan dalam dunia maya juga bisa tulus dan bukan hanya kesenangan sesaat. Walaupun kami tidak pernah bertemu dan mengobrol secara langsung kami menemukan kesenangan kami dalam berbincang-bincang layaknya seperti pertemanan yang sesungguhnya. Kami berdua berharap suatu hari nanti kami dapat dipertemukan entah bagaimana caranya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *